"ENGGAK BECUS!" Tidak hanya jejeran laki-laki bertubuh tegap saja yang terkejut sambil menunduk, tapi juga Ezra yang berjalan sambil menuruni anak tangga. Ezra menelan ludahnya susah payah, ini pertama kalinya menyaksikan kemarahan ayahnya. Untung saja, tubuhnya masih kukuh, kalau tidak mungkin ia sudah terpeleset lalu terjatuh mendengar teriakan mengerikan itu. "Saya kasih tugas ke kalian buat jagain putri saya," ujar Rangga marah menggebu-gebu. Ia sudah kehilangan kesabaran sekarang. Bisa-bisanya para pengawal putrinya teledor dalam menjaga. Kenyataan yang mengerikan memang untuk ia ketahui. Untung saja, ia masih bisa mengetahui putrinya baik-baik saja, coba kalau tidak, mungkin akan ia bunuh para pengawal tidak berguna ini. "Maafkan kami, Pak," ucap salah satu body guard yang memang

