"Ini masa lalu ngapain sih nge-WA gue lagi? Udah dibilangin stop dulu, gue lagi butuh me-refresh otak biar bisa memikirkan langkah apa yang harus gue ambil." Liana mengomel-omel begitu membuka hp langsung disuguhkan pesan dari nomor yang sama sekali tak di-save. Tapi dia ingat itu dari Ares. Siapa lagi yang memanggilnya Nisaku. Di dunia ini hanya Ares Mandala Buana yang memanggil Liana Khairunnisa dengan panggilan Nisa, Nisaku. Liana mendesah, mendadak kaget ketika Ares menghubunginya. "Nah kan, nah kan .... aaahhh, kenapa malah ditelpon sih?" Liana merengek menatap layar hpnya. Pada deringan terakhir barulah dia menjawabnya. "Hmm, apa?" tanya Liana cuek. Tengkurap di sofa, menenggelamkan wajah di bantal segi empat kecil. "Assalamu'alaikum." "Salam hanya untuk mereka yang udah log in

