Bab 60

2009 Kata

“Geser sana dikit!” “Apaan sih?” Liana menatap keheranan karena diminta bergeser. Padahal sudah pas dia berbaring di tengah karena brankar hanya dikhususkan untuk pasien. “Mau tidur di sampingmu. Geser sana!” “Kamu kan gak sakit, ngapain sih suruh geser?” keluh Liana menolak permintaan suaminya. Tapi yang namanya Elang mana mau untuk dibantah. Segera dia angkat tubuh istrinya, meletakkan sedikit lebih ke samping. Ada tiang penyangga yang membuat Liana tak akan jatuh. Lalu Elang gegas berbaring di samping Liana sebelum Liana kembali bergeser pada posisinya. “Kan sempit. Turun ah!” Liana memukul lengan Elang dengan tangan yang tak dipasang infus. Minta untuk turun. Selain sempit, juga malu jika orangtuanya datang. “Gak. Mau manja-manjaan sama istri,” celoteh Elang menenggelamkan wajahny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN