Bab 64

2301 Kata

Kegelisahan melanda Ares. Ingin menghubungi Liana tapi selalu yang menjawab orang lain. Datang ke rumah malah melihat Bara duduk bersama dengan besannya di teras rumah—menikmati secangkir kopi pahit. Jadinya dia tak bisa menyapa perempuan yang selalu mengusik malamnya. Tidur tak nyenyak, berbaring tak bisa, tengkurap apalagi, duduk, berdiri, semua pikirannya terpusat pada sosok Liana Khairunnisa, perempuan muslimah yang ditemuinya 8 tahun yang lalu di sebuah pesta ulang tahun sepupunya. Jatuh cinta pada pandangan pertama, tapi sayang terhalang oleh perbedaan. Jika dulu ragu untuk ikut Liana hingga mendadak tersiar kabar Liana berpaling pada lelaki seiman, namun kali ini dia siap mengikuti keyakinan Liana, asalkan dia dapat hidup selamanya dengan orang yang dia cintai. Sudah seminggu dia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN