Bab 67

2743 Kata

Demi tercapainya tujuan, Elang rela memacu motornya menuju sebuah apotik terdekat untuk membeli pengaman. Sebenarnya malam ini dia tak kepikiran untuk menuntaskan hasrat yang terpendam, namun gara-gara beberapa patah kata yang diucapkan oleh Liana membuat pikirannya tertarik pada jalur khusus, yaitu hubungan suami istri. Lumayan sudah hampir sebulan belum melakukan. Untung tak berkarat. “Teh, si akang ke mana?” tanya Elang pada Teteh apoteker. Dia tak leluasa jika harus meminta barang keramat pada perempuan. Lebih enak pada sesama jenis karena akan langsung nyambung. “Akang teh lagi ke pasar. Pak Lurah mau beli apa?” Teteh apoteker menyambut dengan ramah. Elang tampak ragu. Mata celingukan memastikan tak ada orang yang mendengar. “Pengaman ada?” bisiknya. “Ada. Mau merk apa dan rasa a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN