"Aku sudah kenyang," ucap Vira sambil menahan tangan Ayaka yang akan kembali menyuapinya makan. "Baru tiga suapan, Tuan Putri, kenyang dari mana?" komentar Devan yang sejak tadi memperhatikan Ayaka menyuapi adiknya. Dia berbicara kepada Vira, tapi tatapannya fokus ke arah Ayaka. Tentu saja hal itu membuat sang adik tambah jengkel. Dia sudah kesal mendengar penjelasan ayahnya tentang Erhan, di tambah lagi melihat sang kakak yang sedari tadi curi-curi pandang pada sekretaris pribadinya. "Aku sudah kenyang gara-gara melihat orang yang sedang jatuh cinta curi-curi pandang sejak tadi," balas Vira dengan ekor mata melirik ke arah kakaknya. Menyadari lirikan sinis Vira kepadanya, wajah Devan langsung berubah serba salah. Dia pun segera beralih menatap adiknya sambil mengusap belakang lehernya

