"Masih tidak mau mengaku?!" Bugh! Bugh! Argh! Axel kembali melayangkan bogem mentah ke wajah pria di hadapannya. Pria yang tubuhnya terikat di kursi itu hanya bisa mengerang menahan sakit. Tubuh dan wajahnya sudah babak belur, tapi Axel belum juga puas menghajarnya. Dan dia akan terus menghajar sampai pria itu mau membuka mulutnya. Axel belum sepenuhnya percaya dengan apa yang dikatakan oleh tawanannya. Dia yakin masih ada informasi lain yang di sembunyikan oleh pria itu tentang siapa dalang utama di balik rencana pembunuhan terhadap Vira. "Sa-saya sudah mangatakan yang sebenarnya, Tuan! Saya tidak tahu siapa mereka dan saya tidak mengenal mereka sebelumnya." Bugh! Lagi-lagi Axel melayangkan pukulan ke tubuh pria itu. Kali ini dia benar-benar terlihat marah. "Kau menantangku rupa

