Berpura-pura Tulus

1925 Kata

Aku semakin yakin bahwa, ini adalah yayasan penampungan TKW ilegal. “Kenapa harus menebusnya?” “Aku sudah mengeluarkan banyak biaya untuk mengubah satu orang pekerja yang masuk ke sini. Seperti membuat paspor, kartu tanda pengenal, dan dokumen lainnya. Selain itu, aku sudah menerima uang muka cukup besar dari rekanku yang ada di Korea. Apa lagi dia masih gadis dan uang mukanya lebih mahal.” “Kegadisan? Kalian menyalurkan Gita ke tempat apa?” tanyaku. “Beberapa rumah bordil di Korea.” Perasaan khawatir dan kasihan di hatiku langsung timbul. Aku khawatir pada keselamatan Kaifa dan kasihan jika dia sampai masuk ke tempat seperti itu. Dia gadis yang aku yakin masih sangat buta tentang seks dan hal semacamnya. Kini aku benar-benar harus menolongnya bukan karena Mamah, tapi karena dia berad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN