Mulai Tertarik

3077 Kata

Keduanya terus saling melepaskan hasrat dan gairah masing-masing melalui pelukan. Setelah itu Rizki kembali pada kejahilannya. Dalam sekejap ia melupakan kemesraan bersama Kaifa dengan menyuruhnya mengerjakan hal-hal remeh yang tidak berati seperti, mengelap kaca jendela yang sudah bersih, mengepel lantai yang baru tadi pagi dipel, memindahkan semua pakaian Kaifa ke ruang loudry, mengatur ulang posisi sofa yang sudah tertata rapi. “Tuan, sudah, aku lelah,” rengek Kaifa sambil menyandarkan kepala di lengan Rizki, setelah mengangkat sofa. “Ayo, jangan lemah. Kamu ini wanita kuat. Ini belum seberapa, setelah ini kamu harus menguras kolam renang karena sejak kita pindah air kolam itu belum diganti,” ucap Rizki. “Tuan,” rengek Kaifa sambil menghentakkan kaki. Rizki gemas melihat tingkah Ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN