Rizki segera menarik tangannya dan mendorong wanita itu agar menjauh darinya. “Tidak terima kasih!” Sedangkan Edward terlihat nyaman dengan dua wanita yang bergelayut manja dalam pelukannya. Rizki menyunggingkan sudut bibirnya ketika melihat Edward diam saja saat salah satu wanita itu mulai menciumi wajahnya. “Sepertinya aku harus banyak belajar dari Edward tentang tempat seperti ini,” gumam Rizki. Saat dua wanita itu mulai meraba, Edward bertanya pada salah satu dari mereka. “Aku adalah salah satu pelanggann Jeslin, bisa kalian beritahu aku di mana aku bisa menemuinya?” “Rubah jelek itu seperti tidak bisa menerima tamu malam ini,” jawab si Wanita yang bergelayut manja di lengan Edward. “Kenapa?” “Madam sedang mengurungnya karena semalam ia sempat menolak melayani Tuan Fredic, pria

