Menodai

2547 Kata

Jeslin hanya bisa melihat dengan khawatir sambil sesekali mencoba membantu Kaifa saat dia kesulitan memapah Rizki yang ingin menciumnya terus. Sejak di club tadi, Rizki terus meracau menyebutkan nama Kaifa. Bahkan, saat di perjalanan Rizki sempat mencium Jeslin beberapa kali dan meremas dadanya karena berpikir dia adalah Kaifa, hingga mengacaukan fokusnya saat berkendara. "Hati-hati!" tegur Jeslin pada Kaifa sambil menahan tubuh Rizki yang hampir tersungkur karena berusaha mencium Kaifa hingga Kaifa tidak bisa menahan bobot tubuh suaminya. "Iya, Nona, tapi biarkan aku saya yang memapah Tuan Rizki. Aku pasti bisa membawanya sampai ke kamar," balas Kaifa penuh cemburu. "Ah, maaf." Jeslin langsung melepas tangganya yang sedang menahan dadda Rizki. Jeslin terus mengikuti Kaifa dan Rizki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN