BAB - 29

4854 Kata

Zahira Aku senang, senang banget pokoknya karena Uda menepati janjinya untuk menemani aku mengajar anak-anak ini. Ninda dan Yunda bahkan melongo melihat ketampanan Uda. Apalagi aura kebapak-an Uda memancar tatkala ia berdiri di depan anak-anak sambil menerangi materi berhitung di depan papan tulis yang tersedia. Itu pun awalnya Yunda dan Bunda yang memaksa Uda untuk menjadi guru sementara. Sedangkan aku dan yang lainnya membantu anak-anak itu saat mengerjakan soal, masih ada yang belum bisa menulis ternyata.            Saat aku menghampiri kedua temanku setelah selesai membantu anak yang bertanya dengan aku tadi. Aku menghela napas gusar.           "Ra... Gantengggggg!!!" pekik Yunda tertahan nada suaranya yang kita tekan agar-agar tidak kuat saat mengatakannya, supaya tidak terdengar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN