Bagian 18

723 Kata

Lima tahun kemudian ... "Kak Vino!" Adeeva melambaikan tangan ke arah pemuda jangkung dengan setelan jas mewah yang baru saja keluar dari gebang kedatangan. Pemuda berusia 23 tahun itu membuka kacamata hitam yang membingkai hidung mancungnya. Bibirnya mengulum senyum semringah, lalu melambaikan tangan ke arah gadis cantik itu. Sembari mendorong koper berukuran besar di samping tubuhnya, Alvino melangkah menghampiri Adeeva. "Kak Vino!" Adeeva menubruk tubuh kukuh Alvino, mendekapnya erat-erat. "Bagaimana kabar Kakak? Adeeva kangen banget sama Kakak," ujarnya tulus seraya melepaskan pelukannya. Vino mengacak rambut panjang Adeeva dengan gemas membuat senyum gadis itu merekah. Biasanya, dia akan kesal jika Vino mengacak-acak rambutnya, tetapi kali ini dia malah merindukan kebiasaan pemud

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN