"emmmm.....
"apa em em em em......udah punya pacar belum ?" tanya arga lang karna yg d tanya cuma bergumam bingung .
"emmm belum punya sich mas ....cuma ya kaget aja gitu ,denger mas arga ngomong gitu ".ucap mawar yg berada d boncengan arga ,tanganya saling meremas karna gugup .dia tak tau harus jawab apa .
walau sebenarnya mawar juga ska sama arga ,
tapi dia selalu teringat ancaman ayahnya yg melarang dia dekat dengan lelaki mana pun,kalau tidak ibu dan adiknya akan berada dalam bahaya .
"memang harus d jawab ya mas ?...tanya mawar
"gak harus sich ,walaupun kamu sudah punya pacar aku akan tetap menyukaimu kok .asal kamu tetap jadi sahabatku aku sudah bahagia ".ucap arga sambil tersenyum.tapi d balik senyumnya tersimpan rasa sesak d d**a .
*
Di lain tempat dion sedang makan malam bersama ningsih.
ningsih mengambilkan makanan untuk suaminya sambil menggendong bayinya yg berumur 3 bulan ,hanya berjarak 13 bulan dengan si kecil salsa .
"mah ....bilangin dong anak gadis kamu itu ,jangan suka keganjenan kalau sama cowok .
masak pulang pergi kerja boncengan terus sama laki-laki yg baru pulang jadi TKI itu!!"kata dion keras sambil terus mengunyah makanan yg ada d mulutnya.
makan malam yg sederhana hanya tumis kangkung ,tahu goreng dan telur dadar.
sedang ningsih yg d ajak bicara ,hanya mendengarkan ...
perlahan tanganya menyuapkan sendok ke mulutnya ,sambil tetap berdiri dan menggoyang -goyangkan bayi yg berada d gendonganya spaya tertidur.
"jangan-jangan selain kerja d warung dia juga jual diri !!" ucap dion berapi-api
"papa ......papa kok ngomong gitu sich ,
dia itu anaku lho ,jangan sembarangan kalau ngomong !!",balas ningsih tak kalah keras
"kamu ini di bilangin malah nyolot ,aku thu lihat sendiri ,kamu tiap hari d rumah mana tahu .
makanya sekali"keluar ,biar tau tabiat anak kamu itu gimana ",ucap dion sambir berdiri .
di dorongnya piring yg sudah kosong ketengah meja kasar ,hingga suaranya gadukh karna bertabrakan dengan piring tempat sayur.
karna kegaduhan itu ,bayi elang pun menangis d gendongan ningsih .cepat-cepat d masukan payudaranya ke mulut baya mungi itu.d raihnya tangan dion yg bersiap melangkah menuju ruang depan .
"kamu mau kemana pa .. anak kamu nangis ,tolong bantu gendong ,aku mau makan "
"bodo amat ,mau nangis kek ....mau mati kek ...kamu kan ibunya ,kamu ngerti donk cara makan sambil gendong ...lagian anak kamu kan sudah 3 ,secara sudah hafal dong"kata dion sambil mengibaskan tanganya kasar ,sehingga terlepaslah tangan kanti yg memegang tanganya .
dion pun terus melangkah ,berlalu dari hadapan ningsih.
"ahhhh!!.....punya suami bisanya cuma ngeluyur aja "teriak ningsih sambil terus makan mengisi perutnya yg sudah sangat lapar . sedangkan tangis bayi elang sudah mulai tenang ,hanya terdengar lirih sambil mengenyot d paydara ibunya.