mawar yg tersia 9

275 Kata
"maaf nenek ,maksud kedatangan saya sambil mengajak bapak dan ibu saya kemari sebenarnya untuk melamar mawar ",ucap arga setelah bapak dan ibunya berbasa basi sambil bertanya kabar pada nenek dan kakek dan muter -muter kesana kemari akhirnya terucap juga niat mereka bertamu malam ini . ..hah akhirnya bisa bernafas juga si arga ,setelah sekian lama menahanya karena gugup ,di ambilnya nafas dalam dan d hembuskanya lewat mulut sambil sesekali matanya melirik ke arah gadis pujaanya itu. gadis yg dari tadi hanya menunduk malu-malu apalagi d depanya ada ayah dan ibu arga juga . mawar merasa wajahnya tiba -tiba terbakar ,apalagi ada banyak mata yg menyorot ke arahnya .mawar merasa seperti seorang terdakwa yg sedang d interogasi. bapak ibu yg menemani hanya senyum-senyum aja sambil manggut-manggut membenarkan . "me melamar mawar "ucap nenek sambil melongo ,karna sedikit terkejut .begitu juga dengan kakek dan mawar sendiri tah kalah kagetnya .jantungnya berdebar cepat seolah mau keluar dari badanya .tanganya yg memangku salsa gemetar dan kakek peka akan hal itu sehingga mengambil alih salsa dari pangkuan mawar . "nak arga serius mau melamar mawar ", arga membalasnya hanya dengan mengangguk ,lalu menunduk sambil senyum malu-malu .entahlah kenapa sebenarnya arga adalah lelaki dewasa yg tegas dan pemberani ,tapi d saat seperti ini seakan nyalinya menciut padahal hanya bicara dengan seorang nenek . ",apakah nenek mengizinkan ?", ",kalau nenek semua terserah mawar,karna mawarlah yg menjalani ,saya sebagai orang tua hanya melihat dan mengarahkan apa bila ada jalan yg keliru begitu kan pak bayan ",jawab nenek panjang lebar sambil sesekali menoleh ke bapak dan ibu arga . walaupun bapak dan ibu arga hanya manggut-manggut dan menimpali bicara sesekali . "bagaimana mawar ,
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN