Sayap yang Dipatahkan

1927 Kata

Hari mulai terik saat mereka memutuskan meneruskan perjalanan. " Kau pegang ini baik baik dan terus mengemudi. Di samurai ini ada namaku. Tunjukkan jika ada kejadian lagi. Tak akan ada yang berani mengganggumu atau Ratumu." Pesan Vallen menyelipkan samurainya kesisi Stephan. Pemuda itu mengangguk lalu mengernyit menatap bekas merah di leher Vallen (ulah Alice ) . Ada perasaan tak suka di wajahnya. " Berangkatlah!!". Ucap Vallen saat Alice menaiki kereta. " Eh tunggu." Alice menahan lengan Vallen dari balik tirainya " Apalagi?". Pria itu menatap malas " Ikutlah denganku. Antar aku ke phosaidon." Tukas Alice " Yang Mulia Ratu. Saya bisa melindungi anda sendiri." Stephan membuka suara. Vallen tersenyum dingin . " Aku tidak bicara denganmu Stephan." Tolak Alice meruncing. Ia kembali m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN