1 minggu kemudian... Derap langkahnya terdengar memecah suasana yang mulai hening. Suara desah nafasnyapun terdengar berat untuk berhembus. Dan iapun berhenti didepan ruangan megah itu. Dengan raut marah yang ditekan, ia mencoba tenang. Bagaimana bisa sejak sadar dia sama sekali tidak menemuiku? Batinnya. Lalu.. " Klek" Ia melangkah masuk. Ditatapnya seluruh ruangan yang tampak berbeda dari sebelumnya itu. Cahaya terang dari jendela jendela yang dibiarkan terbuka langsung menyilaukan matanya. " Sedang apa kau disini?" Tanya sebuah suara yang tiba tiba membuatnya membisu. Alice tiba tiba lupa akan niatnya untuk marah saat melihat Vallen berdiri didepannya dengan tangan memegang tongkat berwarna perak. Pesona pangeran itu sama sekali tidak hilang, selama seminggu ini, dia sudah ham

