Kenangan akan lebih berarti karna sesuatu yang menyakitkan Entah itu berpisah, binasa, atau tidak mungkin lagi terulang. " Dia...." Raja Julliant menatap wajah kecil Kashi yang malang. " Putriku." Jawab Vallen berdiri disisinya. Raja Julliant tersenyum, dibelainya lembut wajah Kashi " Dia mirip dengan ibumu, Aldegyr." Senyumnya dengan mata berkaca kaca. Vallen mendengus " Sudahlah ayah. Jangan mulai mengenang lagi." Ucapnya kesal. Raja Julliant hanya menatapnya sedih. Mendengar itu, Alice mendekat.. " Percuma bicara dengannya, dia tidak akan mengerti ayah mertua, dia kan tidak punya hati." Sindirnya membuat raja julliant mengernyit " Ayah mertua?". Senyumnya mengerutkan kening. Alice hanya mangut mangut. " Bisakah kau menjauh hama?". Celetuk Vallen. Dan.. " Twing!". " Awww.

