Tiba-tiba saja aku berada di sebuah dataran tinggi. Ah mungkin ini sebuah bukit. Atau pegunungan. Yang jelas aku bisa menyaksikan keindahan alam yang luar biasa indah. Tanah Bavaria sungguh indah dari atas sini. Bau embun yang sangat harum--lebih harum dari mana pun. Sejenak aku merenung. Hening. Hening Hening Kedua mata aku tutup rapat-rapat. Aku menengadahkan kepala ke cakrawala. Pelan-pelan aku turunkan kepala ini. Kedua mata beredar ke seluruh penjuru; tidak ada yang lepas dari pengamatanku. Ah lihat itu, brocken spectre. Masa aku melihat bayangan seorang bidadari berambut panjang yang berjalan di atas kabut? Masa bodoh-lah. Aku terlalu terbuai dengan pemandangan yang ada di depan mataku. Tapi sulit. Semakin kuabaikan, semakin bidadari terus menerus melambai-lambaikan tangan padak

