Part 46

1962 Kata

Sasya berjalan masuk ke dalam café yang pernah ia kunjungi dengan Nugraha 7 bulan yang lalu, tiba-tiba ia merindukan pria tersebut yang sudah lama lost contact dengannya setelah pertengkaran mereka dulu. “Ziva?” panggil Sasya saat ia melihat Ziva sedang memesan minuman di café tersebut. “Kak Sasya” ucap Ziva, mereka pun saling tersenyum dan memutuskan untuk mengobrol bersama di café tersebut. “Ga nyangka ketemu kamu disini” ucap Sasya tersenyum. “Aku yang handle butik kak Arumi sejak beberapa bulan yang lalu” ucap Ziva. “Ohh iya, aku lupa kalo sebelah butik Arumi” ucap Sasya tersenyum. ‘Gimana kabar Arumi? Udah lahiran?” tanya Sasya. “Belum, mungkin beberapa minggu lagi” ucap Ziva. “Papa kamu gimana kabarnya?” tanya Sasya, raut wajah Ziva pun langsung berubah begitu drastis, lagi-l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN