“Sayang, kamu kenapa? Kok murung sih? Kita kan mau liburan ke Bogor” ucap Immanuel sembari memasukkan baju yang akan mereka bawa, ia sengaja membereskan semuanya sendiri dan tidak ingin melihat Arumi kelelahan nantinya. “Ga apa-apa kok” ucap Arumi tersenyum, fikirannya mulai lagi tak beraturan sejak ia melihat Danu dan Dayna terlihat begitu dekat, ia sendiri tidak pernah tahu sejak kapan mereka dekat, ia memang pernah ingin menjodohkan Danu dengan Dayna namun itu jauh sebelum ia melihat Immanuel berpelukan dengan wanita itu. “Udah selesai nih, barang-barang kamu ga ada lagi yang mau dibawa?” tanya Immanuel. “Ga ada lagi kok, lagian kita cuma 3 hari aja disana” ucap Arumi, Immanuel pun mengangguk. “Yasudah yuk” ucap Immanuel, mereka pun berjalan keluar dari kamar dan menungg

