Tok…tok…tok… “Pahhhh” panggil Arumi dari luar kamar sang ayah, ia melihat jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 8 pagi namun Arumi belum melihat Andra terbangun yang biasanya pria tersebut lebih dulu bangun daripada dirinya. “Paahh, masih tidur yaaa??” ucap Arumi kembali setelah tidak mendapatkan jawaban, ia sudah menyiapkan semua pakaiannya karena hari ini mereka sudah berjanji untuk kembali ke Jakarta. “Paahhh, Arumi masuk ya” ucap Arumi, ia masih mengetuk pintu kamar tersebut, rasa gelisah pun menyelimuti dirinya, Arumi mencoba membuka pintu tersebut namun ternyata terkunci dari dalam. “Ke kunci lagi, huhhh” ucap Arumi bingung, ia pun pergi ke ruang tamu untuk mencari kunci ganda, namun tidak ia dapatkan. “Mbakk Yunnnn” panggil Arumi pada ART nya. “Iya Neng, ada apa?” tanya Yun

