“Gimana schedule saya selanjutnya?” tanya Immanuel kepada Reyhan setelah ia menyelesaikan rapatnya untuk hari ini, ia melihat jam tangannya sudah menunjukkan pukul 3 sore, sudah waktunya ia menjemput Arumi ke butik. “Sudah clear untuk hari ini pak, besok jam 9 pagi kita ada rapat penting dari klien” ucap Reyhan, Immanuel mengangguk paham, ia pun berdiri meninggalkan ruang rapat tersebut dan berjalan menuju ruangannya sendiri. “Berapa banyak jadwal rapat besok?” tanya Immanuel setelah mereka masuk ke lift. “Jam 9, jam 1 siang, dan jam 2 siang” ucap Reyhan. “Baiklah, kamu atur jamnya lagi agar tidak mepet” ucap Immanuel. “Baik pak” ucap Reyhan, Immanuel keluar dari lift dan berjalan menuju ruangannya, ia pun membuka pintu ruangannya dan melihat seseorang berdiri membelaka

