Rudin benar-benar pergi sekarang, meninggalkan Linda di rumah Pak RT. Kedatangan Linda membuat luka lama kembali terkoyak, rasa sakit di hati kembali lelaki itu rasakan. Meradang. Sepeninggal Rudin membawa lukanya entah ke mana, Linda juga merasakan kekecewaan luar biasa, harapannya pupus tuk bisa kembali bersatu dengan Rudin, mantan suami yang tega dia tinggal pergi. kini yang tersisa hanya sesal di hati wanita itu. Pak Sholihin, Kiayi dan semua yang ada di dekatnya merasa kasihan, sekaligus pasrah pada nasib yang menimpa Linda. Apa yang dia tanam, akan menuai balasannya. “Saya harus gimana sekarang, Kiayi,” sendu Linda, dia bingung harus berbuat apa, sedangkan harapan satu-satunya dia kembali bisa bersama Rudin. “Yang sabar ya, Teh, semoga nanti Teteh bisa ikhlas. Siapa tahu nanti ju

