Tempatnya Andin... Saat ini Andin dan Mark sedang makan siang bersama. Seperti biasanya, mereka makan si cafe milik Mark. Tidak bosan? Bagi Andin sih tidak. Pasalnya, ia bisa makan gratis di tempatnya Mark. Apa tidak malu untuk merespon sang kekasih sampai numpang makan sesering ini? Bagi Andin sih tidak, ia membantu keuangan ketika Mark merintis bisnis cafe ketika kuliah dulu dan membantu bekerja hingga menjadi ramai sampai saat ini. Andin dan Mark sepi dari gosip miring dan orang ketiga, mereka santai dan tenang dalam menjalin hubungan. Meskipun sama bejatnya dengan Alyn dan Tristan, tapi mereka berdua sangat berhati-hati dalam berhubungan intim. Cari aman agar tidak menimbulkan masalah seperti yang dialami oleh Alyn dan Tristan. "Jadi bagaimana menurutmu?" Tanya Andin. "Hmm, bagu

