BAB 128

1244 Kata

Pria itu terbaring lemah tak berdaya di atas ranjang tidurnya. Sudah hari ke dua puluh, ia terbaring di sana tanpa bisa ke mana-mana. Pria itu benar-benar sakit. Sakit fisik yang semakin memburuk karena ditambah sakit batin. Wajah pria itu pucat. Entah ke berapa kalinya ia terbatuk-batuk tanpa henti. Sampai-sampai ia merasa dadanya sesak dan sakit. Namun, di rumah itu tak ada yang peduli padanya. Semua mengabaikannya, meski mereka tidak sibuk atau memiliki kegiatan. Hanya ada Gaia, sang istri yang setia menemaninya dan merawatnya. Wanita yang telah menjadi pendamping hidupnya selama ratusan tahun itu semakin hidup menderita. Semenjak suaminya sakit, Gaia harus melakukan semua pekerjaan seorang diri. Hingga wanita itu semakin hari semakin bertambah kurus dan tak terawat. "Uhuk, uhuk!" P

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN