Seorang gadis cantik berambut panjang dan mengenakan gaun berwarna peach tengah duduk di ruangan itu. Matanya beberapa kali menyapu ke sekeliling ruangan, tempat yang dulu bahkan tidak bisa ia jangkau dengan perasaan takjub. Ia tidak menyangka bahwa rumah itu lebih mewah sepuluh kali lipat dari yang ia bayangkan. Rumah yang sangat luas, yang dipenuhi dengan barang antik juga barang mahal. "Silakan, Nona." Pria itu mempersilakan setelah seorang pelayan menyajikan minuman dan sedikit camilan. "Terima kasih." Wanita itu tersenyum. Jemarinya yang lentik meraih secangkir teh yang terhidang di atas meja. Mendekatkan ke mulutnya lalu menyeruputnya dengan perlahan dan anggun. Kemudiaan ia meletakkannya kembali ke atas meja dan tersenyum. “Jadi, Tuan Leon. Bolehkah saya tahu di mana tuan Raja?

