“Ka-Kamu bisa bicara?” Wajah wanita yang memberikan perawatan kepada Kitty berubah menjadi pucat pasi. Ia ketakutan saat mendengar suara Kitty. Astaga! Apa yang terjadi? Bagaimana bisa dia mendengar suaraku? Kitty pun tak kalah terkejut dari pelayan itu. “Kamu ini apa? Apakah Kamu siluman? Apakah Kamu hantu, hah?” Wanita itu bicara dengan suara yang bergetar, ada ketakutan dalam nada suaranya. “Tunggu dulu, jadi Kamu benar-benar mendengar suaraku? Ya ampun, kenapa bisa begini?” tanya Kitty. Wanita itu beringsut mundur, menjauhi Kitty karena kucing itu bicara lagi. Wajah wanita itu semakin tak bermaya. Bahkan wanita itu tampak bergetar. “Kyaa!” teriak wanita itu, refleks saja melarikan diri dari tempat itu. “Ada apa ini?” Raja terkejut, berdiri lalu pergi ke ruangan di mana pelayan to

