“Boni, ini sudah malam. Kamu bicara sama siapa?” Terdengar suara Leon yang berdiri di balik pintu. Pria itu berteriak seraya mengetuk pintu kamar Boni. Boni bersyukur karena sudah mengantisipasinya dengan mengunci pintu kamarnya. Jika tidak akan terjadi kekacauan besar saat Leon langsung membuka pintu dan melihat Kitty. Jantung Boni berdetak kencang saat mendengar suara Leon. Pria itu lalu berbisik, “Aduh, itu sepertinya tuan Leon! Bagaimana ini? Habislah kita kalau sampai dia curiga.” Boni segera memberi kode pada Kitty agar gadis itu tetap diam dan tak bersuara. Kitty mengangguk patuh. Gadis itu juga paham dengan situasinya. “Ma-maafkan saya, Tuan. Saya sedang menelepon kekasih saya dan memperbesar suaranya karena mengira saya sendirian,” ucap Boni membuat alasan yang tepat. Pria it

