Permintaan

1083 Kata

"Kenalin, ini Mas Nabil suamiku." Yani memperkenalkan lelaki beraut teduh dan mata sayu kepada Zoya. Zoya bergeming, dia tidak mungkin lupa wajah lelaki yang pernah menolongnya dulu. "Ah, Anda ternyata, terima kasih atas bantuannya dulu." Zoya berucap seraya mengulurkan tangannya. Nabil menangkupkan tangan di d**a untuk membalas uluran tangan Zoya, dahinya berkerut mendengar pernyataan wanita berambut bergelombang di hadapannya. Dia mencoba mengingat-ingat di mana pernah bertemu. Zoya menarik uluran tangannya, dia paham jika suami Yani tidak mau bersinggungan dengan wanita yang bukan mahrom, persis sahabatnya yang selalu menjaga diri sejak gadis. Benar adanya, wanita baik untuk laki-laki baik pula. "Anda pernah memberi saya uang sekitar setahun yang lalu. Saat itu saya histeris di da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN