Harald dan juga Jea tiba dikediaman Kenan. Mereka langsung menekan bel pintu, Harald melakukannya berkali kali karena tidak sabaran. Sampai akhirnya pintu tersebut terbuka dan seorang wanita paruh baya mucul dari balik pintu. “Maaf, kalian ada keperluan apa datang ke sini?” tanya wanita paruh baya itu. “Kita mau bertem—” “Saya wartawan dari SCM, dari acara EkslusivE.” Harald memotong ucapan Jea. Pria itu membuka jaketnya lalu menunjukan kartu identiasnya kepada wanita paruh baya itu. Wanita itu melihat kartu nama Harald lalu mengangguk mengerti. “Maaf, tapi Tuan Kenannya sedang tidak di rumah. Tuan Kenan pergi ke luar negeri,”ujarnya kemudian. “Saya tahu kalau Kenan pergi. Saya tadi sudah menghubungi Kenan karena saya membutuhkan data dirinya untuk berita EklusivE. Kenan menyuruh saya

