Liora keluar dari kamar mandi setelah menyegarkan tubuhnya. Begitu keluar dari dala kamar mandi, ia tak melihat sosok Rengga di kamarnya. Wanita itu keluar dari kamar masih dengan jubah mandinya. Ia mencari Rengga di seluruh ruangan yang ada di apartemennya, tapi tak menemukan pria itu dimana pun. Setelah mencari dan ternyata Rengga tidak ada di apartemennya, Liora kembali ke dalam kamarnya lalu mengecek ponselnya. Dahinya berkerut saat mendapat pesan dari pria itu. Rengga │Aku harus pergi. │Naya masuk rumah sakit. │Aku akan menghubungimu nanti. Naya membaca pesan yang dikirimkan oleh Rengga dengan tatapan kosong. Prioritas. Dirinya memang akan menjadi priosritas kedua setelah Naya. Seterusnya akan selalu seperti itu. Liora melempar ponselnya ke atas tempat tidur lalu berjalan menuj

