"Jadi seperti itu ceritanya?" tanya Gaishan sambil mengusap dagunya seakan ada jenggot yang panjang, namun nyatanya kosong. Naufal mengangguk. "Benar, Om," sahut Naufal. "Untung saja Aqlam itu baik sama kamu, jadi dia nggak neko-neko dan pelit," ujar Gaishan. Naufal tersenyum geli. "Dari aku lahir, Kakak Ipar memang selalu baik untukku, Om. Kami dekat bahkan sudah lebih dari saudara kandung," balas Naufal. Gaishan manggut-manggut. "Ya ya ya, memang kamu dan Aqlam itu dekat dari kecil," ujar Gaishan. "Yang penting ada cara untuk bisa terus memantau perkembangan perawatan Aril, Om. Seperti kata pepatah, ada niat pasti ada jalan," balas Naufal. "Nah benar, Om setuju sama pepatah ini. Kalau kita niatnya yang baik dan benar-benar berusaha untuk memperbaiki atau melakukan sesuatu, Allah

