Empatpuluhdua

1210 Kata

Sampai tiba pada detik di mana kursi tersebut menemukan penghuninya. Seseorang baru saja menempatinya, membuat Disa sontak menoleh. "Hah? Kau?!" Seseorang itu tak memberi Disa sepatah kata pun, ia hanya mengacungkan jari telunjuknya ke arah panggung teather di depan sana, sebagai isyarat untuk Disa agar tetap memerhatikan pertunjukan. Pun Disa menurutinya, namun sayangnya hanya bertahan selama beberapa detik. Gadis itu kembali menoleh ke sebelahnya. Lagi. Seseorang yang menempat kursi di sebelah Disa kembali mengacungkan telunjuknya ke arah panggung teather. Sama seperti sebelumnya, untuk hitungan detik Disa menurutinya, tapi berakhir ia kembali menoleh pada seseorang yang duduk di sebelahnya itu. Hingga pada akhirnya, orang itu harus memutar kepala Disa menggunakan tangannya, mengarahka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN