Kedua mata Aletta membulat. Aletta masih tidak percaya dengan apa yang baru saja dikatakan Arif. Semua terasa begitu mendadak. Apa-apaan ini? Kenapa Aletta bisa tiba-tiba dipecat? Padahal sebelumnya Arif bilang kalau dirinya lagi kekurangan pegawai gara-gara Hema yang kini terpaksa harus menjalani hari-harinya di bui. Seandainya Aletta jadi Arif pun, Aletta pasti akan mati-matian menjaga karyawan yang ada sekarang, bukannya malah memecat karyawan. Mungkinkah semua ini ada hubungannya dengan Hema? “Saya .. Kalo boleh saya tau, apa alasan bapak mecat saya?” tanya Aletta penasaran. Arif terdiam sejenak. Dari raut wajahnya nampak sekali kalau Arif lagi berpikir keras. “Saya ngerasa performance kerja kamu menurun akhir-akhir ini, Aletta. Jadi terpaksa banget saya harus mecat kamu. Lagipula s

