Chapter 12 - Berduaan di Rumah

2884 Kata

Tepat seminggu setelah Damian melaporkan Hema ke kantor polisi atas percobaan pemerkosaan waktu itu, akhrinya hari ini Hema resmi masuk bui. Bahkan setelah resmi berada di balik jeruji besi, Hema masih bisa ngomel-ngomel dan ngoceh nggak jelas. “Lo bakal nyesel, Aletta! Gue sumpahin lo bakal nyesel seumur hidup lo!” umpat Hema. Aletta hanya terdiam, tidak merespon. Bingung juga mau merespon apa. Lagipula kalau Aletta ikut terpancing emosi, yang ada masalah tidak akan kelar. Damian merangkul pundak Aletta, “Nggak usah dengerin dia, Aletta. Dia udah nggak waras kayaknya.” Sementara itu, Ratna, ibunya Hema, hanya bisa minta maaf atas apa yang sudah dilakukan anak sulungnya itu. “Maafin Hema ya, nak. Mungkin dia khilaf,” lirih Ratna. ‘Cih, khilaf apanya,’ batin Damian. Damian masih meras

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN