Sebuah tamparan keras yang datangnya dari tangan Aletta, menimpa pipi mulus Hema. Pipi kanannya langsung merah seketika. Aletta sudah kehilangan kesabaran. Sudah cukup hatinya dibuat sakit karena melihat secara langsung Hema selingkuh dengan Gita, teman baiknya sendiri. Luka itu belum hilang, meskipun berangsur-angsur sudah mulai mengering berkat pertolongan Damian. Tapi bekasnya masih ada, belum pudar. Aletta masih tidak bisa melupakan kejadian malam itu. Malam dimana Aletta memergoki Hema sedang bercinta dengan teman baiknya sendiri. Dan sekarang, Hema malah mau membuat luka baru di hati Aletta dengan menghinanya sedemikian rupa? Cowok macam apa sih Hema itu? “Mau ngapain lagi sih kamu ke sini? Apa kamu udah lupa kalo kita udah nggak ada hubungan lagi? Aku udah nggak mau ngeliat wajah

