Malam semakin pekat. Udara semakin dingin. Semua insan nampaknya sudah mulai terlelap, berkelana ke alam mimpinya masing-masing. Tapi tidak bagi Damian dan Aletta. Waktu menunjukan pukul setengah sebelas malam. Bukannya tidur, Damian dan Aletta malah lagi asik mandi bareng sekaligus berendam di dalam bathtub. Ya meskipun berendamnya pakai air hangat, berdoa saja supaya keduanya tidak masuk angin. “Enak?” tanya Damian yang sedang memijit pundak Aletta. Aletta hanya tersenyum dan mengangguk. Otot-ototnya yang tadi sempat tegang dan kaku seketika langsung lebih rileks. Seketika Aletta jadi lupa kalau hari ini Arif baru saja memecatnya. Apalagi aroma lilin lavender serta minyak essential yang dituang Damian menambah ketenangan dalam diri Aletta. Kalau saja Aletta punya kamar mandi dan b

