“Kamu akan tau sendiri ..” Ucapan yang baru saja keluar dari mulut sang ayah seolah-olah menjadi bom yang meledak di kepala seorang Damian Rivellino. Kepala Damian rasanya seperti mau pecah. Urusannya dengan Agnia dan Farah bahkan belum kelar, dan sekarang ayahnya malah ikut-ikutan menambah beban di pikiran Damian. Damian menghela napas, mencoba sebisa mungkin menahan dan menenangkan diri. Mau gimana pun juga, Aldrian tetap ayahnya. Tidak mungkin kan Damian baku hantam sama ayahnya sendiri. “Saya nggak peduli mau bapak setuju atau tidak, saya akan tetap menikahi Aletta,” kata Damian dingin. Aldrian tidak merespon, hanya terdiam membatu sambil menatapi wajah ganteng putra satu-satunya itu dengan tatapan yang sangat sulit diartikan. Tatapan Aldrian begitu penuh dengan misteri. Begitu bany

