dua puluh delapan

1077 Kata

" Kak,masih di sekolah?" "Lo gak mikir kah,Bar? Ini udah jam berapa coba? Udah gelap! Gak khawatir apa sama kakak sendiri??!" omel kakaknya dari sebrang sana. "Maaf kak,gue ketiduran." Albara mengusap matanya. "Bener-bener ya Lo!" Larisa terdengar kesal setengah mati. "Posisi Lo dimana sekarang? Gue jemput ni." "Gak usah!" "Jangan gitu." "Gak usah,Bara!" "Gue masuk aja ke sekolah Lo ya?" "Jangan gila! Gue udah di rumah." "Eh?" "Gue udah pulang,ya kali gue nungguin Lo." "Yah,gue udah di depan sekolah lo ini." "Yaudah ,balik aja langsung." "Oke kalau gitu,syukur deh kalau Lo udah pulang.Gue balik sekarang." "Titip martabak." "Iya." "Cokelat kacang ya." "Iya-iya." Albara pun memasukkan ponselnya ke dalam saku celananya,lalu memakai helmnya. "Pergi dulu ya, Bu. " pamit Alba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN