-13-

1488 Kata

Suasana di ruang loker tak terlalu ramai, aku sedang memasukkan beberapa buku pelajaran sesuai dengan jadwal pelajaran hari ini. "Memang nggak bisa kalau nggak berantem?" tanya suara yang cukup aku kenal. Suara milik Bita. "Urusan cowok, kamu nggak ngerti." Kali ini terdengar suara cowok yang juga aku hafal betul milik siapa. Berantem?? Aku bertanya dalam hati. "Dibicarain baik-baik kan juga bisa?!" sahut Bita terdengar bersikeras. "Nggak usah ikut campur!" Nada suara Syuja dingin, dan yang mengejutkanku, terdengar suara loker sedikit dibanting. Aku termangu di depan lokerku yang masih terbuka. Syuja dan Bita keluar dari sisi lain ruangan, untungnya mereka tak menyadari keberadaanku di ruangan yang sama dengan mereka. Usai mengambil beberapa buku, aku bertemu dengan Bintang keti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN