Semalam Raka mengirim beberapa pesan, aku hanya membaca tanpa membalas satupun pesannya. Telepon dari Syuja juga tak kuangkat. Aku khawatir dia akan menanyakan lagi ke mana aku atau dengan siapa aku saat jam istirahat. Karena saat Farah mencariku di kelas, Syuja sudah ada di dalam. Dan pagi ini, sepanjang perjalanan menuju sekolah aku hanya berharap semoga Syuja tak akan menanyakannya lagi. Langit bergelayut mendung, dan hujan rintik-rintik. Setelah turun dari bus, aku berjalan dengan hati-hati untuk menghindari genangan air. Sesekali aku harus berjalan zig-zag. Saat memasuki gerbang sekolah, rintik hujan semakin bertambah lebat, mau tak mau aku akhirnya harus berlari untuk segera memasuki kompleks gedung kalau tak ingin makin basah kuyup. Begitu juga dengan beberapa siswa-siswi yang

