“Ngilang ke mana saja, sih, Bos?” Mendengar suara Danu sudah menggaung di rumahku, pasti dia mau minta sesuatu atau dia ingin memastikan sesuatu. Dari pertanyaan yang diajukan, Danu sepertinya penasaran dengan kisahku dan wanita berjilbab bernama Adila. Baguslah. Aku tidak perlu merasa bingung bagaimana memancing omongan tentang Adila. Walaupun aku mau meminta pertimbangan Danu mengenai masalah Adila, bukan berarti aku memohon sambil mencurahkan isi hati, ya. Itu bukan gayaku sama sekali. Kalau aku sampai melakukannya, bisa jatuh harga diriku. Pagi ini, aku sengaja meliburkan diri. Selain untuk memikirkan jalan keluar permasalahan Adila, aku memahami beberapa hal setelah berbicara dengan Yoga. Jika aku benar, maka langkah pertama yang harus aku lakukan adalah mempelajari ilmu agama dan

