Patra memberanikan diri mencium Cella lebih dalam. Tidak ada penolakan yang dilakukan Cella membuat Patra tidak sabar untuk melakukan semuanya. Patra menurunkan kedua tangannya untuk menyusup ke kaos milik Cella. Laki-laki itu gemas ketika menemukan mainan barunya, lalu menekan pelan membuat Cella semakin sering mengeluarkan desahan. "Ah, Patra kamu membuatku gemas," gumam Cella. "Enjoy our day honey," bisik Patra. Patra ingin sekali membuat wanita di hadapannya menyerahkan semua miliknya. Perlahan Patra menuntun Cella menuju ke ranjang miliknya tanpa membiarkan wanita itu sedikit terlepas darinya. "Ting tong" bunyi bel apartemen membuat keduanya berhenti dan saling menjauh. "s**t!," umpat Patra. "Untunglah belum terlalu jauh," batin Cella. Patra menatap Cella, namun wanita itu

