Story End

1041 Kata

"Apa kekasihmu tidak akan marah saat mengetahui kamu berkhianat?," tanya Lana ragu. Pasalnya Lana sama sekali tidak tau dengan kehidupan Deon. Tidak mengerti juga dengan siapa saat ini dia bersama. "Kekasih?," tanya Deon memastikan. "Hm," gumam Lana seraya mengangguk. "Aku jomblo abadi sayang," jawabnya. "Mana mungkin?." "Memang seperti itu kenyataannya." "Apa kamu tidak menyesal?." "Untuk apa menyesal jika saat ini aku sudah bersama wanita yang sangat sempurna." "Untuk ketampanan yang kau sia-siakan." Deon tertawa karena Lana selalu saja menggoda. Wanita itu hampir saja Lana mendaratkan cubitan di pinggang Deon, tapi sang empu sudah lebih dulu menahannya. "Don't baby." "Aku memang tampan, tapi cukup ketampanan ku saja yang menjadi konsumsi publik. Kalau kejantanan ku jangan. B

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN