Saat kebenaran tidak mampu memperlihatkan ketulusan, percayalah akan datang suatu masa bernama masa depan. Dimana akan dapat dilihat dengan jelas mana yang modus dan mana yang tulus. ===================================== Patra membalikkan badan hendak meninggalkan meja Handoyo, namun matanya membulat ketika melihat siapa wanita di hadapannya. "Cella?" "Patra?" Ucap mereka bersamaan. Rangga hanya tersenyum tipis karena mengetahui hubungan Patra dan Cella dengan jelas. Namun tidak dengan Handoyo Sanjaya. Pria paruh baya tersebut menunjukkan wajah tak sukanya. Dia tidak pernah mengajarkan kepada anak kesayangannya untuk merebut pacar orang, apalagi mengganggu kehidupannya. "Patra! Apa yang kamu lakukan?," tanya Handoyo. "Aku hanya heran kenapa pacarku ada disini pi," jawab Patra juju

