Untuk apa terus mencari jika akhirnya tetap saja tersakiti. Lana hendak masuk ke dalam mobil. Namun urung saat seseorang memegang tangannya. "Lepas Deon! Jangan menyentuhku!," teriak Lana. "Aku akan melepaskanmu, tapi dengan pertukaran hal yang penting untukmu." Melihat Lana lengah dengan kunci mobil di tangannya, Deon dengan sigap merebutnya. "Kembalikan!." "Tidak akan," Deon bicara dengan nada dingin seolah laki-laki itu lelah dengan nada sarkasmenya. "Ikut aku," imbuhnya. "Nggak mau," tolak Lana. Karena tenaga Deon lebih besar dari Lana, Lana terpaksa mengikuti Deon masuk ke mobilnya. Lebih tepatnya karena Deon hampir saja menariknya. Deon membuka pintu lalu menempelkan tubuhnya agar Lana cepat masuk. Setelah melihat wanita cantik berhasil mendaratkan pantar di depannya, Deon s

