Sofia mematung, mendengar ucapan Ed yang jelas membentaknya. Otaknya terlalu beku hanya untuk sekedar membalas. Mata Sofia yang mulanya menatap Ed berusaha ia alihkan ke arah lain, yang penting jangan ke arah mata yang terlihat memerah itu. Sofia tertawa miris dan menggelengkan kepalanya tidak percaya. "Kau berbohong padaku kan?" berusaha menyangkal. Ed menggeleng, pertanda bahwa ia membenarkan apa yang ia ucapkan tadi. "Katakan kalau kau berbohong!" Teriak Sofia dengan air mata yang tak kuasa ia bendung lagi. "Aku tidak berbohonh!! Kau sendiri yang membuat ku melakukan itu Sofia! Apa maksut mu menggirimi aku video itu?!" Gertak Ed. Sofia mengusap wajahnya frustasi, tangannya menyugar rambut hitamnya ke belakang, pertanda bahwa ia tak percaya dengan ini semua. "Kenapa?" Tany

