Brak! Sofia menutup pintu mobil Ed dengan kencang, tanpa memperdulikan teriakan Ed yang berada di dalam mobil. Kalau ia berniat mengejar, ya syukur, kalau tidak ya sudah. Bodo amat! Sofia geram, ternyata ia benar-benar di turunkan di mansion, dan saat ini Ed akan mengantar wanita itu pulang ke apartemennya. Awas saja, jika dia berani sampai tidak pulang, atau bahkan berani 'ngapa-ngapain'. Sofia cincang sungguhan burung Ed di dewa-dewakannya itu. Ed menghela nafas gusar, ketika Sofia tak menyahut, sewaktu ia memanggilnya. Ed mengusap wajahnya kasar. Ini lebih parah, di bandingkan menghadapi Sofia yang PMS. Di satu sisi, ia tak ingin Sofia marah, di sisi lain, ia tak mungkin membiarkan Xia sendirian. Ia tau, pasti Xia sangat trauma. "Apa Sofia marah?" Tanya Xia, membuat Ed menghadap

