Rahasia ke Sekian

1121 Kata

San membuka dan menutup pintu rumah Clara dengan sedikit kasar. Clara terkejut dengan reaksi San. Laki-laki itu, untuk pertama kalinya, setelah sekian lama, berani mendorongnya, memegang kedua bahu Clara. Menatap gadis itu dalam-dalam. "Di luar, ada yang mengikuti kita. Aku baru menyadarinya. Mungkin sejak pulang dari kantor, atau bahkan sejak aku menghampirimu di tempat menunggu bus. Atau sejak pagi tadi. Aku sungguh baru sadar. Jadi, jangan katakan apa pun soal apa yang kamu lihat atau selembar kertas itu, jangan. Buang kalau perlu. Jangan diungkit di mana pun. Aku mohon. Biar aku yang urus. Jangan terlibat apa pun. Aku tidak mau kamu terluka." Tatapan San tidak pernah sedalam itu. Nada bicaranya tidak pernah selirih itu. Clara tersentuh. Jantungku seakan berhenti untuk beberapa saat.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN